Selasa, 09 Mei 2017

AKULTURASI BUDAYA DI MESJID CHENG HO SURABAYA


TUGAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
OBSERVASI AKULTURASI BUDAYA DI MESJID CHENG HO SURABAYA



Pendidikan Fisika C 2015
Ghozy Izza M 15030184009
Dyah Menik 15030184014
Widya Kartikasari 15030184040

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2016

PENDAHULUAN

Akulturasi merupakan suatu proses perubahan dimana terjadi penyatuan kebudayaan yang berbedasehingga unsure kebudayaan asing itu lambat laun dapat diterima dan diolah ke dalam kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kebudayaan sendiri. Akulturasi terjadi karena adanya penerimaan kebudayaan tanpa rasa terkejut, kemudian adanya keseragaman seperti nilai baru yang mencerna akibat keserupaan tingkat dan corak budayanya. Akulturasi sendiri dapat terbentuk dalam suatu adat kebiasaan, seni bangunan, tarian, pakaian, dan sebagainya.  Salah satu contoh bentuk akulturasi budaya di Indonesia yaitu Mesjid Cheng Ho Surabaya. Untuk mengetahui bagaimana akulturasi budaya yang ada di Mesjid Cheng Ho serta memenuhi tugas Pendidikan Agama Islam, maka dilakukan observasi akulturasi budaya di Mesjid Cheng Ho Surabaya.


PEMBAHASAN 




 Masjid Cheng Ho Surabaya adalah masjid pertama di Indonesia yang menggunakan nama Muslim Tionghoa, dan menjadi simbol perdamaian umat beragama.
Nama masjid ini merupakan bentuk penghormatan pada Cheng Ho, laksamana asal Cina yang beragama Islam. Ia melakukan perjalanan ke kawasan Asia Tenggara dengan mengemban beberapa misi, diantaranya berdagang, menjalin persahabatan, serta menyebarkan ajaran agama Islam.
Pembangunan masjid Cheng Ho atau yang juga dikenal dengan nama Masjid Muhammad Cheng Ho Surabaya bertepatan dengan Isra’ Miraj Muhammad SAW yakni pada 15 Oktober 2001. Proses nya memakan waktu satu tahun dan baru selesai seluruh bagiannya pada Oktober 2002. Masjid ini didirikan atas prakarsa para sesepuh, penasihat, pengurus Pembina Imam Tauhid Islama (PITI), pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia Jawa Timur, serta tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya. Sebagaimana tertulis di prasasti pembangunan di depan masjid, Masjid Cheng Ho Surabaya diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. Said Agil Husain Al-Munawar, MA. pada tanggal 28 Mei 2003.



Kompleks masjid dibangun di atas tanah seluas 3.070 m2. Perpaduan gaya Arab dan Tiongkok menjadi ciri khas masjid ini. Arsitektur masjid diilhami Masjid Niu Jie di Beijing yang dibangun pada 996 Masehi, dan tampak pada bagian atap utama, dan mahkota masjid. Selebihnya, masjid ini memadukan gaya arsitektur Arab dan Jawa. Arsitek Masjid Cheng Ho Surabaya ialah Abdul Aziz.
Setiap bagian bangunan masjid mengandung filosofi atau maknanya sendiri. Bagunan utama Majid Cheng Ho yang berukuran 11 x 9 meter, mengikuti panjang dan lebar Ka’bah saat pertama kali dibangun oleh Nabi Ibrahim AS yang berukuran 11 meter. Sementara ukuran 9 meter diambil dari jumlah wali (Wali Songo) yang melaksanakan syiar Islam di Pulau Jawa.



 Pintu masuk masjid menyerupai pagoda, dengan relief naga dan patung singa dari lilin bertuliskan “Allah” dalam huruf Arab di bagian puncak pagoda. Di sisi kiri bangunan terdapat sebuah beduk yang kerap digunakan untuk menandai waktu sholat tiba.
Bagian atas bangunan  merupakan pengaruh Hindu Jawa. Bentuknya segi delapan dan menyerupai pagoda. Dalam kepercayaan Tionghoa, angka 8 berarti ‘Fat’ atau  keberuntungan. Di bagian serambi masjid terdapat lima buah anak tangga yang merepresentasikan Rukun Islam. Sedangkan enam buah anak tangga di bagian dalam masjid merepresentasikan Rukun Iman. Secara keseluruhan, Masjid Cheng Ho dapat menampung 200 orang jamaah. Ada juga bukaan lengkung pada dinding, ciri khas arsitektur India dan Arab. Pada bagian dalam masjid, terdapat podium. Di Tiongkok, podium ini dimaksudkan guna menghindari kelembapan. Podium Masjid Cheng Ho dibagi dua, tinggi dan rendah. Podium yang lebih tinggi terletak pada bangunan utama. Sedangkan yang rendah berada di sayap kanan dan kiri bagian utama masjid. Papan nama masjid ini cukup istimewa, karena hadiah langsung dari Duta Besar China untuk Indonesia, Lu Shu Ming.

Hasil perpaduan berbagai gaya pada ini membuat Masjid Cheng Ho didominasi oleh empat warna: merah, kuning, biru, dan hijau. Dalam kepercayaan Tionghoa, keempat warna ini adalah simbol kebahagiaan, kemasyhuran, harapan, dan kemakmuran. Masjid Cheng Ho memiliki kolom sederhana dan dinding dilapisi keramik bermotif batu bata. Di beberapa bagian dihadirkan ornamen horizontal berwarna hijau tua dan biru muda. Pewarnaan itu diulang juga pada bentukan kuda-kuda yang dibiarkan telanjang pada bagian interior.



Selain menikmati keindahan arsitektur bangunan masjid, pengunjung juga dapat melihat relief laksamana yang bernama lengkap Muhammad Cheng Hoo bersama kapal yang digunakan saat mengarungi Samudera Hindia. Salah satu pesan yang hendak disampaikan melalui relief ini adalah agar umat Islam tetap rendah hati dalam menjalani hidup sehari-hari dan relief ini memiliki pesan kepada muslim Tionghoa di Indonesia pada khususnya agar tidak risih dan sombong sebagai orang Islam. Orang Tionghoa menjalankan ajaran Islam bukanlah merupakan hal yang aneh atau luar biasa. Hal itu adalah wajar, karena 600 tahun yang lalu pun sudah ada laksamana Tionghoa yang taat menjalankan ajaran Islam bernama Muhammad Cheng Hoo. Beliau juga turut mensyi'arkan agama Islam di Indonesia.


 Di dalam kompleks masjid terdapat sekolah TK, lapangan olahraga, kantor, serta tempat kursus bahasa Mandarin, dan kantin. Sehingga pengunjung, khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar masjid, dapat merasakan manfaat lebih dari tempat ini. Selain aktif digunakan sebagai tempat ibadah harian dan saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, berbagai kegiatan sosial seperti distribusi sembako mudah, donor darah juga kerap diadakan di sini. Berbagai kegiatan keagamaan dilaksanakan di masjid ini, seperti pengajian, tablig akbar, atau majelis taklim. Kegiatan perayaan hari-hari keagamaan Islam seperti Idul Fitri atau Idul Qurban pun dipusatkan di masjid ini. Kadang halaman digunakan untuk acara resepsi pernikahan dengan latar belakang bangunan masjid.
Selain Masjid Cheng Ho Surabaya, masih ada dua masjid serupa yang terdapat di kota lain, yakni Masjid Cheng Ho Palembang atau yang juga bernama Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho, dan Masjid Cheng Ho Pandaan Pasuruan. Masjid ini ramai dikunjungi terutama pada perayaan hari besar umat Islam. Pengunjung yang datang umumnya ingin beribadah, atau sekadar menikmati keindahan arsitektur bangunan masjid.
Masjid Cheng Ho berlokasi di Jalan Gading No. 2, Ketabang, Genteng, atau sekitar 1.000 meter sebelah utara Gedung Balaikota Surabaya. Untuk menuju lokasi ini, Anda dapat memilih Jalan Taman Kusuma Bangsa, dan melalui Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa. Masjid ini terletak di area komplek gedung serba guna PITI  Jawa Timur.
Masjid Cheng Ho Surabaya ini digagas dan didirikan atas prakarsa  HMY Bambang Sujianto ketua Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia dan para sesepuh, penasehat, pengurus PITI (Pembina Iman Tauhid Islam atau sebelumnya dikenal dengan Persatuan Islam Thionghoa Indonesia) Jawa Timur serta tokoh masyarakat Tionghoa di Surabaya. Masjid Chengho Surabaya ini mendapatkan Rekor MURI sebagai “Pemrakarsa dan Pembuat Masjid Berasitektur Tiongkok Pertama di Indonesia”  Masjid ini dikelola PITI Korwil Jawa Timur dan Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Indonesia. Hampir setiap pekan di masjid ini, biasanya setelah salat Jumat, dua-tiga warga keturunan Tionghoa mengucapkan syahadatain (dua kalimat syahadat) sebagai tanda masuk agama Islam.


PENUTUP
Kesimpulan
Dengan observasi ini kita dapat mengetahui bahwa, Mesjid Cheng Ho Surabaya merupakan salah satu bentuk akulturasi budaya Tionghoa, Jawa dan Arab. Hal ini dapat dilihat dari arsitektur mesjid yang merupakan perpaduan gaya arsitektur Arab dan Tiongkok, dan Jawa. Setiap bagian bangunan masjid mengandung filosofi atau maknanya sendiri. Nama masjid ini merupakan bentuk penghormatan pada Cheng Ho, laksamana asal Cina yang beragama Islam.

Selasa, 02 Mei 2017

Review SHERLOCK movie : A Study in Pink

Review SHERLOCK movie : A Study in Pink

                When I think about Sherlock Holmes, it must be a detective who wear the big suit with the detective hat, hold a loop. But in this movie you can not find his hat or the loop. The first thing you will realized in this movie is the modern set. Everything is in modern way. As you know that the real Sherlock is live in years ago. But in this movie,  you wlli not find the old things like in old movie, the modern thing instead. Like car that replace the horse drawn buggy, letter changed into sms or email, and the most modern thing that I just know from this movie is nicotine that injected in Sherlock arm and it’s change the smoke that Sherlock always have. The modern thing that apperar at the movie is the GPS that of course haven’t appear in away back.
                When we know the title of this movie, why ‘Study in Pink’? After we watch this movie you will know the reason. This movie is tell about the serial killer in London and  of course Sherlock will not overlook this case. A series people all commit suicide by taking a poisonous pill. And in the fourth victim of this serial killer, the victim is a woman that wear the pink cloth and the victim lost her suitcase. Sherlock (like usual) smartly can conclude that that suitcase would be Pink. And then he try to find the suitcase and analyze everything untill he can solve the mysterious case. I think you must watch it to know the detail and I recommend it.
If we talk about movie, of course we must discuss about the cast in it. And I think the one that is good looking, he’s a handsome man. That’s what I think. But his good looking is rather different from what I think. i just don’t imagined that Sherlock can has the handsome face (I’m sorry for Benedict Cumberbatch), I don’t think that he can suit Sherlock but I just don’t really have a high expectation of Sherlock’s face and I just too curious about the kind of the mysterious case.
There are some cool scene that I really like in this movie. On the early, when the detective inspector has a conference to the pers, and while he give the conference about the serial killer suddenly all peaople in there get the text that write “Wrong”, and it’s not just once. And i think Sherlock do that thing. It’s also cool when Sherlock show her talent when he inspect the dead body and analyze it. We can see clearly every detail of Sherlock thought and thanks to the every single word that can help to describe the detail to us. Oh, I like the trantition in this movie. Another cool scene is  when Sherlock and Dr.Watson try to going after a taxi and amazingly Sherlock can knows all the streets of London and predict the sign of the taxi will take pretty well. That’s so cool I think.

Be sides of the cool scene, there was also the funny scene in this movie. What’s that? It’s when Sherlock and Dr. Watson go to the restaurant to find some clue of the murder case. And it’s really funny when the owner think that they are a couple. I can see how Dr. Watson really disturbed by it. Another funny scene is in the end of the movie. It’s when the Dr.Watson try to safe Sherlock by fire a gun to the cabbie (Sherlock didn’t know that Dr.Watso did it) and it make Sherlock shocked, confused, and curious about who the person that can do it. And when Sherlock try to tell the police about the detail and unintentionally Sherlock look to Dr.Watson and found something weird with the strange expression of Dr.Watson (it’s really funny for me) and of course our Sherlock suddenly know the situation and in hurry ask the police to forget all what he said before.  

Persuade Essay : About Weather (Rain, Luck or Bad Luck?)

Rain, Luck or Bad Luck?

            When the day is a rainy day, what do you felt? You will be excited or beef about it? Actually, there are many people that feel so dissappointed when the rain go down. Some people may said that the rain will disturbing their activity or their schedule. It is because they will feel so tired and lazy to doing activity with the wet cloth. But do you know that actually rain is the one of Allah’s bless ? of course it’s because there are so many advantage of it.
            I think it’s not excessive is I said that rain gives us so many advantages for creature in a whole world, like human, animals, and plants. It means that rain is the important thing for directnes live in the world, since the water is the most important thing in the world.. The rain can make the plants grow so well, animals can life from the water, and human can use the water for their needed in daily life.  
            But,  beside of the advantageof rain, we can thought nothing about the flood that sometimes happend in hard rainy day. Maybe there are many people that it can be a disadvantage of rain, but if we think about it again we will find the truth that flood is not  the direct consequence of rain. The flood will be happend if there is no enough absorption of the water that caused of rain. Why there are so many flood case in some many area these days? Of course it is because there are so many people that cut off the three and there is no enough ground that can absorp the water. So, that’s our  task to take care of our ground, our trees, and of course our earth to prevent the flood and more than that we must take good care of our earth.


Widya Kartikasari

Laporan Praktikum Phet Gelombang

PENGARUH PANJANG TALI, MASSA, SUDUT SIMPANGAN AWAL BANDUL, GAYA GESEK TERHADAP PERIODE DAN PERGERAKAN OSILASI BANDUL

ABSTRAK
Tujuan dari percobaan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh panjang tali, sudut awal, massa bandul, dan gaya gesek terhadap periode ayunan bandul dan pergerakan ayunan bandul. Metode percobaan yaitu menentukan panjang tali pada bandul 1 dan bandul 2 dan massa kedua bandul dibuat sama kemudian menggerakkan bandul pada setiap sudut tertentu (pada percobaan ini 5°, 10°, 15°, 20°, 25°) dan memulai penghitung periode. Saat bandul bergerak diberi kondi tanpa gaya gesek, ada gaya gesek, dan diberi banyak gaya gesek. Menentukan periode bandul di setiap sudut yang ditentukan serta memperhatikan pergerakan bandul ketika diberi gaya gesek. Dan pada percobaan kedua melakukan hal yang sama namun memanipulasi massa bandul. Setelah melakukan percobaan didaptkan hasil bahwa semakin besar sudut awal simpangan makasemakin besar pula periode gerakan bandul, gaya gesek dapat memperlambat gerakan osilasi bandul, semakin panjang tali bandul maka semakin besar pula periode pergerakan bandul, massa tidak mempengaruhi periode pergerakan bandul.

PENDAHULUAN
Gerak ayunan bandul sederhana berkaitan dengan panjang tali, sudut awal, massa bandul, amplitudo dan periode ayunan. Panjang tali yang digunakan untuk mengikat bandul merupakan tali tanpa massa dan tak dapat mulur. Dan bandul yang digunakan dianggap sebagai massa titik. Jika tidak ada gesekan maka suatu ayunan akan terus berosilasi tanpa berhenti. Namun kenyataannya jika kita mengayunkan bandul, setelah sekian lama amplitudo osilasi berkurang dan akhirnya akan berhenti. Hal ini dikatakan sebagai osilasi teredam dikarenakan adanya gesekan. Banyak hal yang menarik dan rumit dari gerak ayunan sederhana jika teori dibandingkan dengan hasil eksperimen.
Terkait dengan studi literatur maka dilakukan pengamatan dan pembandingan eksperimen dengan teori, yaitu mencari pengaruh panjang tali, sudut simpangan awal, dan massa bandul terhadap nilai periode ayunan serta mengamati pergerakan bandul saat teredam gaya gesek.

DASAR TEORI
Gerak harmonik sederhana adalah gerak bolak – balik benda melalui suatu titik keseimbangan tertentu dengan banyaknya getaran benda dalam setiap sekon yang selalu konstan. Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu (1) Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa/ air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya; (2) Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan torsi, dan sebagainya.
 Sebuah bandul adalah massa (m) yang digantungkan pada salah satu   ujung tali dengan panjang l dan membuat simpangan dengan sudut kecil. Gaya yang menyebabkan bandul ke posisi kesetimbangan dinamakan gaya pemulih yaitu dan panjang busur adalah Kesetimbangan gayanya. Bila amplitudo getaran tidak kecil namun tidak harmonik sederhana sehingga periode mengalami ketergantungan pada amplitudo dan dinyatakan dalam amplitudo sudut.
Periode adalah selang waktu yang diperlukan oleh suatu benda untuk melakukan satu getaran lengkap. Getaran adalah gerakan bolak-balik yang ada di sekitar titik keseimbangan di mana kuat lemahnya dipengaruhi besar kecilnya energi yang diberikan. Satu getaran frekuensi adalah satu kali gerak bolak-balik penuh. Satu getaran lengkap adalah gerakan dari a-b-c-b-a.

METODE PERCOBAAN
Media Percobaan : Phet Simulation
Variabel Percobaan
Ø  Percobaan 1
Variabel Manipulasi : sudut simpangan, panjang tali
Variabel kontrol : massa
Variabel Respon : periode
Ø  Percobaan 2
Variabel Manipulasi : sudut simpangan, massa
Variabel kontrol : panjang tali
Variabel Respon : periode
Langkah Percobaan
Ø  Percobaan 1
Menentukan panjang tali pada bandul 1 dan bandul 2 dan massa kedua bandul dibuat sama kemudian menggerakkan bandul pada setiap sudut tertentu (pada percobaan ini 5°, 10°, 15°, 20°, 25°) dan memulai penghitung periode. Saat bandul bergerak diberi kondi tanpa gaya gesek, ada gaya gesek, dan diberi banyak gaya gesek. Menentukan periode bandul di setiap sudut yang ditentukan serta memperhatikan pergerakan bandul ketika diberi gaya gesek.
Ø  Percobaan 2
Menentukan massa bandul 1 dan bandul 2 dan panjang tali kedua bandul dibuat sama kemudian menggerakkan bandul pada setiap sudut tertentu (pada percobaan ini 5°, 10°, 15°, 20°, 25°) dan memulai penghitung periode. Saat bandul bergerak diberi kondi tanpa gaya gesek, ada gaya gesek, dan diberi banyak gaya gesek. Menentukan periode bandul di setiap sudut yang ditentukan serta memperhatikan pergerakan bandul ketika diberi gaya gesek.
HASIL PERCOBAAN dan PEMBAHASAN
Ø  Percobaan 1
Variabel Manipulasi : sudut simpangan, panjang tali
Variabel kontrol : massa
Variabel Respon : periode
keterangan
sudut
Periode (s)
Bandul 1 (2 m)
Bandul 2 (1 m)
Tanpa gaya gesek
5°
2,8381
2,4575
10°
2,8422
2,4614
15°
2,8495
2,4673
20°
2,8586
2,4756
25°
2,871
2,4863
Ada gaya gesek
5°
2,8378
2,4575
10°
2,8416
2,4608
15°
2,8465
2,4665
20°
2,8575
2,4724
25°
2,8653
2,4761
Ada banyak  gaya gesek
5°
2,8443
2,4588
10°
2,8457
2,4605
15°
2,8481
2,4627
20°
2,8475
2,466
25°
2,8495
2,473

Ø  Percobaan 2
Variabel Manipulasi : sudut simpangan, massa
Variabel kontrol : panjang tali
Variabel Respon : periode

keterangan
sudut
Periode (s)
Bandul 1 (1 kg)
Bandul 2 (0,5 kg)
Tanpa gaya gesek
5°
2,8382
2,8382
10°
2,8423
2,8423
15°
2,849
2,849
20°
2,8586
2,8586
25°
2,871
2,8709
Ada gaya gesek
5°
2,8378
2,8378
10°
2,8416
2,841
15°
2,848
2,8483
20°
2,8571
2,8575
25°
2,8687
2,868
Ada banyak  gaya gesek
5°
2,8443
2,8443
10°
2,8457
2,8446
15°
2,8475
2,8477
20°
2,851
2,8515
25°
2,8558
2,8552

Dari kedua percobaan tersebut, sudut simpangan mempengaruhi periode bandul dimana semakin besar sudut simpangan pada bandul maka periode bandul juga bertambah besar pula. Maka sudut persimpangan berbanding lurus dengan periode. Ketika simpangan diperbesar  maka simpangan ke titik setimbang dan ke titik simpangan maksimum di sisi lain akan lebih besar. Dengan demikian, dibutuhkan waktu yang lebih lama sehingga periode akan ikut berubah. 
Selain itu, Adanya gaya gesek juga memperlambat gerakan bandul dimana gaya gesek disini sebagai hambatan dari pergerakan bandul dan tentu mempengaruhi periode dan frekuensi pergerakan bandul. Adanya gaya gesek yang besar mengakibatkan bandul yang diberi usikan sehingga serakan osilasi berkurang dan akhirnya diam. Hal ini tentu juga dipengaruhi gaya gravitasi bumi yang membuat bandul diam. Hal ini disebabkan karena energi mekanik pada bandul berkurang akibat adanya gaya gesek maka jika dibiarkan gerak osilasi akan berhenti akibat adanya redaman dari gaya gesek ini. Sebaliknya jika tanpa adanya gaya gesek di sekitar bandul maka bandul akan bergerak stabil, namun hal ini tentu tidak dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari karena kenyataannya tentu minimal ada gaya gesek udara di sekitar kita. Pada setiap getaran, banyaknya getaran yang terjadi berhubungan dengan waktu getaran yang diperlukan untuk melakukan satu getaran. Semakin banyaknya getaran dalam satu sekon (frekuensi),  semakin kecil waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran (periode). Dengan adanya gaya gesek itulah menyebabkan frekuensi getaran pada bandul berkurang dan tentu akan mempengaruhi pula pada periodenya. Hasil percobaan sesuai dengan dengan hal tersebut dibuktikan dengan nilai periode yang semakin berkurang dengan semakin besarnya gaya gesek yang diberikan pada bandul.
Dari percobaan pertama dimana panjang tali sebagai variabel manipulasi dimana bandul satu memiliki panjang tali 2m dan bandul 2 memiiki panjang tali 1m. Dapat diketahui bahwa panjang tali mempengaruhi periode, dimana bandul 1 tali lebih panjang memiliki periode lebih besar dari pada bandul 2 dengngan tali yang lebih pendek. Maka panjang tali berbanding lurus dengan periode bandul. Ketika panjang tali dirubah maka waktu yang diperoleh dalam satu putaran bandul akan semakain cepat.Sehingga dapat disimpulkan semakin rendah tali yang di pakai semakin cepat waktu yang dibutuhkan beban untuk mencapai satu putaran penuh.Kemudian gravitasi akan sangat berpengaruh dalam penentuan jumlah prioda pada bandul.
Dari percobaan kedua dimana massa benda dijadikan sebagai variabel manipulasi, dapat diketahui bahwa massa tidak mempengaruhi periode bandul. Dari tabel hasil percobaan dapat terlihat bahwa tidak terlihat perbedaan antara bandul 1 yang mempunyai massa 1 kg dan bandul 2 yang memiliki massa 0,5 kg. Maka dapat dikatakan bahwa perubahan massa tidak mempengaruhi periode ayunan bandul. Pada percobaan kedua dengan panjang tali yang sama memiliki hasil yang sama pada perhitungan waktu dalam satu putaran bandul. Hal ini disebabkan percepatan yang diberikan pada bandul bernilai sama, begitu pula pada simpangan yang diberikan.

KESIMPULAN
 Berdasakan hasil percobaan bandul yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar sudut awal simpangan makasemakin besar pula periode gerakan bandul, gaya gesek dapat memperlambat gerakan osilasi bandul, semakin panjang tali bandul maka semakin besar pula periode pergerakan bandul, massa tidak mempengaruhi periode pergerakan bandul.

DAFTAR PUSTAKA
Ginting, H P M. 2013. Laporan Fisika Dasar. http://gintingchemicalengeneeringa2.blogspot.co.id/2013/05/laporan-fisika-dasar_21.html. Diakses 19 Februari 2017. 
Lauren, Selvy. 2013. Getaran dan Gelombang. http://selvylauren38.blogspot.co.id/2013/11/getaran-dan-gelombang.html. Diakses 19 Februari 2017.
Ramlan, Taufik. 2001. Gelombang dan Optik. Bandung. Penerbit UPI.
Viridi, Sparisoma. 2011. Ayunan Sederhana: Pengaruh Panjang Tali, Sudut Awal, dan Massa Bandul terhadap Periode serta Menentukan Konstanta Redaman. Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains 2011 (SNIPS 2011). 22-23 Juni 2011, Bandung, Indonesia. Hal 74-76.


KITA BISA SIAGA TSUNAMI ! (Apa itu tsunami dan mitigasinya)

Masih belum hilang dari ingatan kita tentang 13 tahun yang lalu tepat pada tanggal 26 Desember 2004. Sebuah bencana besar meluluh lantakk...